Iko Uwais, Aktor Indonesia yang Mendunia

Iko Uwais merupakan nama actor Indonesia yang terkenal di dalam dan luar negeri. Pria dengan nama asli Uwais Qorny tersebut lahir di Jakarta pada tanggal 12 Febuari 1983. Tidak hanya dikenal sebagai seorang actor, Iko Uwais juga merupakan seoranga atlet pencak silat dan merupakan seorang pencipta sendratari sebuah film. Sebelum menjadi seorang actor terkenal, Iko Uwais memulai karirnya sebagai seorang Yuda di film Merantau di tahun 2009. Dikenal sebagai seorang actor Indonesia, Iko Uwais berhasil melebarkan sayapnya di luar negeri dan membuatnya dikenal baik oleh para penikmat film yang berasal dari mancanegara.

Nama Iko Uwais sendiri mulai bersinar di luar negeri sejak pertemuannya dengan Gareth Evans yang merupakan seorang sutrada film luar negeri. Pertemuannya di tahun 2007 membawa Iko Uwais untuk bekerjasama dengan sutradara tersebut dan menciptakan sebuah film documenter. Film documenter tersebut menceritakan mengenai silat. Karisma dan kemampuan Iko Uwais ketika berperan di film documenter tersebut membuatnya dijadikan tokoh utama di film garapan Gareth Evans selanjutnya. Merantau merupakan film pertama yang membuat Iko Uwais menjadi tokoh utama di film yang dibuat oleh Gareth Evans. Tak tanggung-tanggung, Iko Uwais dan Gareth Evans melakukan kerjasama kontrak yang berlaku selama lima tahun. Berbicara mengenai Merantau, Iko Uwais berperan sebagai seorang pemuda asal Minang yang berlatih silat harimau. Film Merantau sendiri rilis pada tanggal 6 Agustus 2009 di Indonesia. Tidak hanya dikenal di Indonesia, film tersebut juga dikenal baik oleh masyarakat dunia. Hal tersebut dapat dibuktikan dengan peraihan film terbaik di ajang penghargaan Fantastic Fest di Texas.

Iko Uwais, Aktor Indonesia yang MenduniaNama Iko Uwais mulai meraja rela di kancah internasional berkat film The Raid yang ia mainkan. The Raid menjadi film lainnya yang berhasil dimainkan oleh Iko Uwais. Film The Raid yang rilis di beberapa negara besar di dunia membawa nama Iko Uwais semakin dikenal di mancanegara. Nama Iko Uwais menjadi nama yang tidak asing lagi bagi masyarakat dunia akibat kepiawaiannya dalam berakting di film The Raid. Sejumlah kritikus dari bahkan memuji bakat Iko Uwais dalam melakukan seni bela diri di film tersebut. Tidak hanya berperan sebagai tokoh utama di film The Raid, Iko Uwais juga berperan sebagai seorang koreografer di film tersebut bersama dengan Yayan Ruhian. Selain kedua film tersebut, film The Raid: Retaliation atau Berandal menambah daftar film lainnya yang diperankan oleh Iko Uwais dan membawa namanya semakin dikenal di kancah internasional. Tidak hanya berhasil membawa namanya sebagai seorang actor ternama, Iko Uwais ternyata memiliki prestasi yang sangat luar biasa sebagai atlet pencak silat di Indonesia.

Perjalanan Joe Taslim

Johanes Taslim atau lebih terkenal sebagai Joe Taslim lahir di Palembang, 23 Juni 1981. Merupakan atlit profesional judo, Ia memenangkan beberapa medali emas di kejuaraan nasional, satu medali emas di kejuaraan South East Asia Judo Championship Singapore tahun 1999, dan satu medali perak di gelaran SEA Games 2007. Joe telah tergabung menjadi anggota tim nasional judo Indonesia sejak 1997 sampai 2009. Sebelum akhirnya mengalami cedera dan memutuskan pensiun.

Karir Joe Taslim di perfilm indonesia mulai naik sejak joe dipercaya berperan sebagai Jaka, sersan pasukan khusus di film The Raid: Redemption, Film arahan sutradara Gareth Evans ini sukses menarik perhatian penonton dalam dan luar negeri. Film ini pertama kali dipertontonkan di Festival Film Internasional Toronto 2011. Film tersebut disebut sebagai salah satu film seni bela diri terbaik Indonesia setelah bertahun-tahun. Setelah The Raid, Joe terlibat dalam film laga horor pertama buatan HBO Asia, Dead Mine, yang dirilis di sejumlah negara Asia pada September 2012 dan ditayangkan perdana di semua saluran televisi HBO Asia. Kesuksesan The Raid membuat nama Joe semakin dikenal di industri perfilman dunia. Pada tahun 2012 joe secara resmi terlibat dalam di film “Fast Furious 6” yang tayang di tahun 2013. Di film ini sutradarai oleh Dustin Lin. Tidak main main Joe berperan sebagai Jah, ahli bela diri Asia. Ia adalah anak buah tokoh antagonis dan beradu acting dengan aktor internasional sekelas Vin Diesel dan Dwayne Johnson. Hal itu tentu sangat membangkan untuk suami dari Juli Taslim tersebut. Selain itu hal yang membangkan lainya Joe juga terlibat dengan salah satu film legendaris Star Wars

 Perjalanan Joe TaslimJoe kembali menyapa penggemarnya di 2018 lewat filmnya “The Night Comes for Us“. Film yang di sutradarai oleh Timo Tjahjanto ini akan mengobati kerinduan dengan aksi bela diri dari Joe Taslim yang kembali di pasangkan dengan lawan mainnya di The Raid yakni Iko Uwais